Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Sumpah Pemuda Bukan Sumpah Biasa

Gambar
Memperingati Hari Sumpah Pemuda "Bukan Sumpah Biasa" Pada tanggal 28 Oktober, tepatnya hari ini, kita semua kembali mengingat hari Sumpah Pemuda, dimana seluruh pemuda Indonesia mengikrarkan janji mereka terhadap Indonesia. Supaya kita, para pemuda di abad ke-21 masih tetap mengingat apa yang ada didalam Sumpah Pemuda, ini dia beberapa poster untuk membangunkan semangat pemuda-mu! 1. Kita semua satu berbahasa Indonesia! Sumber Gambar : memecrunch.com 2. Bangkit dan berjuang, pemuda Indonesia. Jangan malas! Sumber Gambar : www.fardanode.blogspot.com 3. Sumpah pemuda, kemajuan suatu bangsa dalam genggaman para pemuda. Sumber Gambar : micrositehai-online.com 4. Satu pemuda dapat mengubah dunia. Sumber Gambar : fardanode.blogspot.com 5. Buktikan sumpahmu! Sumber Gambar : fardanode.blogspot.com 6. Indonesia = ONE. Sumber Gambar : fardanode.blogspot.com 7. Satu Indonesia. Sumber Gambar :  fardanode.blogspot.com 8. Sumpah Pemuda jangan hanya jadi slogan! Sumber Ga...

Kisah tentang Nur Alam (Gubernur-Sultra) Jilid : 1

Gambar
     Pelangi dan Badai Karir Nur Alam Pelangi dan Badai Karir Nur Alam ZONASULTRA.COM, KENDARI  – Jika Anda bertanya siapa figur berpengaruh di Sulawesi Tenggara (Sultra), maka orang-orang, termasuk “om Google” akan merujuk ke satu nama, Nur Alam. Ia paripurna di tiga fondasi pencapaian manusia modern, sukses berenterpreneurship (bisnis), cemerlang di kancah politik, dan jadi manusia pilihan “number one” dari 2,7 juta penduduk Sultra. Minggu, 9 Juli 2017 Nur Alam tepat berusia setengah abad (50 tahun). lahir di Konda (sekarang berada di wilayah administrasi Konawe Selatan) pada hari Minggu, 1967 silam. Mungkin sebuah kebetulan, pertemuan hari yang sama persis lagi istimewa ini harus direnunginya dalam jeruji besi KPK di Rutan Guntur dengan dua status, tersangka yang ditahan dan gubernur nonaktif. Dalam berbagai biografi hidupnya, diceritakan Nur Alam terlahir bukan dari marga dinasti para raja atapun keluarga kaya, namun dari masyarakat desa yang sederhana...

Kisah Tentang Nur Alam (Gubernur Sultra) Jilid : II

Gambar
     Puncak Kemerdekaan RI dan Puncak Kekalahan Nur Alam Puncak Kemerdekaan RI dan Puncak Kekalahan Nur Alam ZONASULTRA.COM, KENDARI  – Puncak Perayaan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 pada 17 Agustus 2017 ini dirayakan gegap gempita seluruh masyarakat Indonesia yang merasa benar-benar “merdeka”. Titik puncak perayaan itu adalah upacara pengibaran bendera sangsaka Merah Putih. Jika di Istana Negara yang menjadi inspektur upacara (Irup) adalah Presiden Jokowi, maka di Sulawesi Tenggara (Sultra) seharusnya adalah Nur Alam yang sudah dua periode memangku jabatan gubernur. Momen ini adalah kesempatan terakhir bagi Nur Alam untuk manjadi Irup yang masa jabatannya akan berakhir pada Februari 2018. Sayang, Nur Alam saat ini tidak berada dalam kondisi megahnya suatu protokoler kegubernuran. Sebagai tersangka KPK, ia mungkin memang “merdeka” namun terbatas oleh jeruji besi Rutan Pomdam Guntur Jaya, Jakarta Selatan. Entah apa yang di...

“Rakyat Jelata di Bumi Merdeka"

Gambar
“Rakyat Jelata di Bumi Merdeka" Oleh:  " La Ode Muhamad Fardan"  °Penulis dari Suara Sebrang° Setiap tahun kita tak pernah lupa merayakan hari Kemerdekaan  negeri ini.  Tepatnya setiap tanggal 17 agustus seluruh lapisan masyarakat di Bumi Indonesia memperingati Hari bersejarah dengan kegiatan yang berkaitan pada perayaan  kemerdekaan . Sebagai  Bangsa yang menghargai jasa para pahlawan kita memang wajib menanamkan  patriotisme  dan  nasionalisme  pada diri kita dalam kondisi apa pun. Dari masa anak-anak  di sekolah, generasi muda dan siapun kita sepakat untuk menanamkan rasa  patriotisme  dan  nasionalisme . Jangan jadikan Kemerdekaan sebagai pelarian atau alasan untuk memerdekakan kepentingan perorangan atau golongan Mari kita lihat di sekeliling kita, seiring dengan derasnya arus modernisasi dan globalisasi di negeri ini rasa patriotisme  dan  nasionalisme  kita memang sedang di uji. Di mana-mana...

"PULANG" Sahabat Pinggiran : Antara Kebahagiaan Oleh Tuan dan Kebahagiaan Dari Tuhan

Gambar
Cakrawala Sultra™| La Ode Muhamad Fardan' Kampung Halaman dan Masyarakat Pinggiran Melodi kebahagiaan sejatinya dimiliki setiap insan dengan mereka orang-orang/masyarakat pinggiran, namun terkadang harus tersisihkan oleh ‘kejamnya kehidupan’Sehingga tidak jarang terjadi kelaparan dan penderitaan yang begitu memilukan walaupun semua itu hanyalah ujian, ujian kehidupan yang diberikan Tuhan“Dan sungguh akan Kami berikan ujian kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”(Q.S. Al-Baqarah: 155) Orang-orang pinggiran…Bersabarlah atas segala yang kau rasakan Kebahagiaan pasti kan dihadirkan Tuhan bagi mereka yang selalu berikhtiar dengan kesungguhan Bukan hanya berpangku tangan menunggu datangnya keajaiban “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri ” (Q.S. Ar-Ra’du: 11) Andaikan ku bisa memainkan irama ...

Opini " PULANG "

Gambar
La Ode Muhamad Fardan   Catatan Opini D4Ni "BERHENTILAH dari BERHENTI " Tidak ada yang benar-benar berhenti; Jika Lampu HIJAUmenyala, maka kendaraan Anda yang bergerak. Jika lampu MERAH ; kendaraan lain yang bergerak; dan jika lampu KUNING , Anda pun sedang bersiaga, bersiap untuk bergerak.   Sahabat Remaja, siapakah di antara Kita yang hidupnya tidak memiliki masalah? Wow, pasti tidak ada, sebab masalah itu harus selalu ada sehingga kita bisa berprestasi dalam hidup ini. Yang penting bukan masalahnya, tapi Kita nya, yakni bagaimana cara Kita menyikapi masalah yang ada, mulai dari masalah yang kecil hingga masalah yang tidak mudah. “MASALAH” memiliki karakter yang temporer (sementara –pen) atau fana, sehingga yakinlah, selama Kita masih bernafas di dunia yang fana ini, maka tidak ada masalah yang abadi. Kita pun dihadirkan sebagai manusia, sebaik-baiknya ciptaan Tuhan, sehingga tidak perlu takut dengan masalah yang fana. Lagi pul...

PULANG : Teringat Keindahan 10 Tahun Silam

Gambar
Cakrawala Sultra™| "Kenangan" Mengingatkan Tentang Keindahan Kampung Halamanku 10 tahun silam Apa kabar duniaku?  kembali aku menghirup udaramu dengan rasa yang sangat-sangat baru. Akhir-akhir ini cuacamu sangat tak menentu, menemani akhir pekan yang aku rasa semakin ambigu/tidak jelas untuk dinimati. Tapi tak apalah, mau gimana lagi, tak mungkin kusalahkan kau tentang buruk dan baiknya cuacamu, karena aku merasa yakin bahwa kau tak beraslah dan tak punya andil dalam perubahan itu. Kau tahu kampungku? kampungku berada dipelosok daerah sana. Dulu, ketika saya masih berumur enam hingga sepuluhan tahun, banyak orang-orang tak mengenal kampungkuu, bahkan ada nada menghina tersirat dalam ucapan orang-orang itu. Namun aku masih bangga terhadap kampungku itu. Tahu kenapa? Karena saya merasa kampungku memiliki segalanya, ya, alam yang melimpah, tetangga yang menebar senyum, ramah tamah dalam silaturahmi, masih banyak hutan yang dapat dilihat, dan juga kepelosokannya kukira. ...

Suaraku Seputar Dki Jakarta

Gambar
Cakrawala Sultra™| Pemimpin Harus Tegas Tanpa Harus Kasar Seorang pemimpin harus tegas tanpa harus kasar. Ungkapan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tersebut menjadi sinyal figur calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2017. Warga Jakarta mendambakan sosok gubernur pekerja yang mengetahui persoalan yang membelit kota megapolitan ini, berani bertindak tegas tanpa harus kasar. Dia pun harus berani mengambil risiko, melayani dan mennaggapi. Jangan bossy, hanya menunggu laporan, dan enggan berdialog dengan warganya. Warga Jakarta jangan terlena pencitraan melalui pidato dan janji. Pun, karena di ibukota ini banyak orang pintar, sosok gubernur jangan hanya berteori. Warga Jakarta tak membutuhkan wacana! Menuju pelaksanaan pemilihan gubernur tahun 2017, warga Jakarta mulai memperdebatkan sosok pemimpin Jakarta. Sejumlah kelompok masyarakat memunculkan figur versinya seraya menjajakan sosok bakal calon (balon) gubernur. Suasana menjadi ramai karena gubernur petahana tak jarang bersi...

Pemimpin Layak untuk di Pilih

Gambar
Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2017 di tujuh provinsi, termasuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, 76 kabupaten, dan 18 kota dilaksanakan tanggal 15  Februari 2017. Presiden memutuskan hari Rabu tanggal 15 Februari 2017 sebagai libur nasional guna memberikan kesempatan bagi warga menggunakan hak pilihnya. Pilkada merupakan pemilihan tingkat lokal yang digelar di masing-masing daerah yang menyelenggarakannya. Pemilih hanya bisa memberikan hak suaranya di daerah yang menyelenggarakannya. Bagi warga Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di DKI Jakarta. Warga DKI Jakarta berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya serta mengawasi pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemilihannya masing-masing. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengumumkan jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) 7.108.589 yang tersebar di J...

Dalam Pandangan Pemilukada

Gambar
Cakrawala Sultra™| Dalam Pandangan Menata Ulang Pemilukada Pelemik pemilihan umum kepala/wakil kepala daerah (pemilukada) menghangat di ujung periode Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Jika dipetakan, pemilukada secara langsung dan tak langsung atau melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memiliki permasalahan pada tahapan persiapan, pelaksanaan, dan penetapan. Untuk pemilukada secara langsung, permasalahan pada tahapan persiapan seperti tingginya biaya penyelenggaraan, banyaknya bakal calon memiliki uang, populer, dan/atau kerabat; cenderungnya incumbent mengerahkan sumberdaya pemerintah daerah untuk berkampanye (terselubung). Solusi tingginya biaya penyelenggaraan antara lain, partai dilarang menerima imbalan dari calon kepala/wakil kepala daerah, penyelenggaraan serentak, pembatasan kampanye seperti meniadakan rapat umum, dan penyediaan dan pemasangan alat peraga dan iklan kampanye oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Solusi banyaknya bakal c...