Postingan

Menampilkan postingan dengan label PERISTIWA

Kami Menderita Tiada Akhir

Gambar
Menjelang Ramadhan sudah didahului dengan barang-barang kebutuhan pokok naik. Tak ada kebutuhan dasar yang tidak naik. Semuanya sudah  naik. Hidup di Republik ini bagi rakyat jelata seperti hidup di neraka. Siksaan dan penderitaan  terus mendera. Terus bertambah bagi rakyat jelata. "Bukannya berkurang". Apa yang akan dimakan rakyat jelata Ramadhan nanti? Adakah mereka masih akan dapat melaksanakan buka puasa atau sahur? Rakyat jelata yang  hidupnya terus dihimpit siksaan dan penderitaan itu, mereka hanya pasrah terhadap kenyataan hidup yang sangat pahit ini. Di pusat kota Jakarta pun, ada keluarga yang hanya mampu buka puasa dengan singkong rebus dan tempe rebus plus garam. Mereka bertahan dengan kehidupannya. Mereka jalani kehidupannya dengan sabar. Tidak mengeluh. Sementara itu, harga beras terus melambung, dan semakin banyak rakyat tidak mampu membeli. Hatta beras yang paling murah sekalipun. Karena tingkat pendapatan rakyat jelata sangat kecil. Tidak mampu memb...

Negeriku Tak Seindah Duluh

Gambar
Berawal dari sebuah kehidupan di negeri ini, Negeri kaya raya subur dan terhormati dengan beribu ribu pulau yang ada untuk selalu menghiasi tanah air ini, Namun sejuta tanda tanya bergejolak di hati rakyat. Negeri yang dikuasai oleh orang berpangkat seolah menjadi surga para pejabat.Tidakkah mereka sadari ? Banyak rakyat yang melarat, Namun hati mereka bak besi yang berkarat Korupsi. Melanda Negeri Keadilan tak tertanam lagi,Seolah semua sirna bersama tenggelamnya sang mentari. Wahai Penguasa Negeri,Perhatikanlah Nasib Kami. "Tanpa kami apalah jadi negeri ini",Ini bukanlah ilustrasi, ini bukanlah sekedar kreasi,Tapi ini adalah suara hati. Dari rakyatmu yang merasa tak teradili. Penulis : La Ode Muhamad Fardan

MELAWAN ARUS POLITIK

Gambar
DERITA RAKYAT INDONESIA Indonesia yang dicitrakan sebagai Negara yang gemah akan Kekayaan Alamnya kok semakin jauh dari harapan. Keadaan pemerintahan yang carut marut dibarengi dengan rakyat yang tercekik oleh kemiskinan telah menghapus julukan Indonesia sebagai Negeri yang makmur. Banyak peristiwa yang telah dialami oleh bangsa Indonesia seperti : 1.Korupsi pejabat negara Korupsi pejabat negara ini telah merebak dari tingkat yang paling atas sampai yang paling bawah 2.       Impor besar-besaran Indonesia adalah negara agraris. Mayoritas rakyat Indonesia berpencaharian sebagai petani. Akan tetapi, pemerintah masih melakukan kegiatan impor seperti : daging, kedelei, ula, dll. 3.       Utang luar negeri Indonesia Eksistensi bangsa Indonesia semakin lama semakin terpuruk. Utang yang menggunung semakin melilit dan mencekik bangsa ini. Rakyat Indonesia yang tak tahu apa-apa sudah dibebani hutang yang besar tersebut. 4.     ...

Pimpinan UHO-Sultra Harus Bertanggung Jawab atas Insiden Ledakan BOM yang terjadi di dalam Kampus

Gambar
Tim Gegana (Penjinak Bom)-Sultra Mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan ledakan keras saat latihan Pegenalan Bom dan Penjinakan Bom yang dilakukan didalam Kampus UHO Kendari. PIMPINAN Polri dan Universitas Haluoleo (Unhalu) harus bertanggung jawab atas jatuhnya korban akibat ledakan granat saat latihan penanganan keamanan di dalam kampus terbesar di Kendari, Sulawesi Tenggara, (sultra) itu pada Selasa (29/03/2016). Hal itu ditegaskan La Ode Ida, Komisioner Ombudsman RI, dalam siaran persnya di Kota Kendari, Rabu. Sebagaimana diberitakan, empat orang meninggal dan delapan orang cedera fisik akibat insiden itu. "Sungguh sangat memprihatinkan memang, sebuah proyek keamanan kolaborasi antara Polri dan kampus Unhalu justru melahirkan korban jiwa manusia," kata La Ode. Menurut dia, peristiwa itu sudah pasti merupakan maladministrasi dari kedua belah pihak. "Pertama, latihan penanganan keamanan kok harus menggunakan alat peraga granat aktif. Seharusnya cukup g...

Jambret Wanita, Tiga Pemuda Berhasil Bawah Kabur Uang 1 Juta dan Handpone

Gambar
CAKRAWALASULTRA.COM:KENDARI – Aksi penjambretan kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang wanita bernama Narti, warga jalan Latsitarda, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Kejadian yang menimpa Narti ini terjadi sekitar pukul 24.35 Wita di jalan Andonuhu dekat pertigaan jalan Latsitarda, sekitar 100 meter dari kampus Poli Teknik Kesehatan (Poltekes). Ilustrasi Menurut penuturan Narti, awalnya ia ditahan oleh tiga orang pemuda yang tak dikenalnya berdiri disamping jalan dekat pembelokan jalan Latsitarda. Pelaku langsung menghampiri Narti dan menarik tasnya lalu memutus talinya dengan pisau. Ia pun tak bisa berteriak minta tolong karena diancam dengan senjata tajam. “Sebelum tasku dirampas, mereka tanya mau kemana dek, tapi tas saya sudah dipegang mereka,” kata  Narti, Senin (22/2/2016). Menurut Narti, dalam tasnya itu berisikan uang sekitar Rp.1 juta, 1 unit Hand phone (HP) merk Samsung Galaxy Grand, ATM dan sejumlah perlengkapan motor (STNK dan...