Jambret Wanita, Tiga Pemuda Berhasil Bawah Kabur Uang 1 Juta dan Handpone
CAKRAWALASULTRA.COM:KENDARI– Aksi
penjambretan kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang wanita bernama
Narti, warga jalan Latsitarda, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Kejadian yang menimpa Narti ini terjadi sekitar pukul 24.35 Wita di jalan Andonuhu dekat pertigaan jalan Latsitarda, sekitar 100 meter dari kampus Poli Teknik Kesehatan (Poltekes).

Menurut penuturan Narti, awalnya ia ditahan oleh tiga orang pemuda
yang tak dikenalnya berdiri disamping jalan dekat pembelokan jalan
Latsitarda.
Pelaku langsung menghampiri Narti dan menarik tasnya lalu memutus talinya dengan pisau. Ia pun tak bisa berteriak minta tolong karena diancam dengan senjata tajam.
“Sebelum tasku dirampas, mereka tanya mau kemana dek, tapi tas saya sudah dipegang mereka,” kata Narti, Senin (22/2/2016).
Menurut Narti, dalam tasnya itu berisikan uang sekitar Rp.1 juta, 1 unit Hand phone (HP) merk Samsung Galaxy Grand, ATM dan sejumlah perlengkapan motor (STNK dan SIM).
Meski kehilangan uang, Narti tetap berharap STNK Motor dan SIM bisa didapatkannya kembali.
Kasus ini telah dilaporkan oleh korban di Polsek Poasia.
Ia berharap polisi segera menemukan dan mengungkap pelaku.
Penulis : La Ode Muh. Fardan
Kejadian yang menimpa Narti ini terjadi sekitar pukul 24.35 Wita di jalan Andonuhu dekat pertigaan jalan Latsitarda, sekitar 100 meter dari kampus Poli Teknik Kesehatan (Poltekes).
Ilustrasi
Pelaku langsung menghampiri Narti dan menarik tasnya lalu memutus talinya dengan pisau. Ia pun tak bisa berteriak minta tolong karena diancam dengan senjata tajam.
“Sebelum tasku dirampas, mereka tanya mau kemana dek, tapi tas saya sudah dipegang mereka,” kata Narti, Senin (22/2/2016).
Menurut Narti, dalam tasnya itu berisikan uang sekitar Rp.1 juta, 1 unit Hand phone (HP) merk Samsung Galaxy Grand, ATM dan sejumlah perlengkapan motor (STNK dan SIM).
Meski kehilangan uang, Narti tetap berharap STNK Motor dan SIM bisa didapatkannya kembali.
Kasus ini telah dilaporkan oleh korban di Polsek Poasia.
Ia berharap polisi segera menemukan dan mengungkap pelaku.
Penulis : La Ode Muh. Fardan
Komentar
Posting Komentar