Postingan

Revolusi Bagian Pesisir Muna 'Pembentukan Daerah Otonomi Baru'

Gambar
         Oleh: Unang Batukara Membaca berita tentang wacana pembangunan, yang dicanangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Muna beberapa waktu lalu membuatku berdecak kagum. Betapa tidak, di daerah asal saya itu akan dibangun Jogging Center dan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Semua terdengar luar biasa. Terlebih pembangunan veniu tersebut ditargetkan rampung tahun depan. Ada rasa bangga yang tak dapat saya pungkiri. Raha akan terlihat lebih indah dan mempesona dengan semua itu. Rasanya ingin segera berada disana saat semua proses itu rampung. Di samping Veniu Jogging Center, Pemda juga akan membangun jalan dua jalur dalam kota, bahkan sampai daerah pinggiran kota. Begitu juga di wilayah Tongkuno. Saya membayangkan wajah baru kabupaten Muna saat membaca berita itu. Saya tersenyum bangga. Saat masih menelusuri setiap postingan di daftar kabar berita akun facebook milikku. Tak jauh di bawah postingan tentang berita di atas, saya menemukan kiriman dari ...

Disuksi Ringan FKM-Bone Dalam Membangun Desa

Gambar
Tak hanya ”duduk manis” di bangku kuliah, mahasiswa juga harus bergerak untuk meningkatkan kapasitas diri agar bermanfaat bagi sesama. Berkait dengan keinginan itu, beberapa waktu lalu Forum Komunikasi Mahasiswa Bone-bone (FKM-Bone) mengadakan acara bertajuk ” (Menengok Desa dari Kampus untuk Membangunnya). Program itu diadakan beberapa Mahasiswa yang berasal dari Desa Bone -Bone , Kecamatan Batukara, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Berawal dari diskusi ringan menghasilkan ribuan ide, salah satunya adalah mengawal segala program pembangunan yang ada didesa tersebut Saya pribadi bisa mengatakan bahwa kegiatan ini adalah sebagai Bina desa yang merupakan salah satu program kerja adik-adik mahasiswa yang terorganisir melalui Forum Komunikasi Mahasiswa Bone (FKM Bone) mumbangun desa menuju desa madani. Lewat diskusi ringan itu saya harapkan mahasiswa dari Desa Bone-bone dapat membantu warga desa untuk mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada. "Suks...

La Ode Muhamad Fardan - Dalam Cerita Rakyat

Gambar
Cakrawala Sultra™ | Pemimpin adalah Cerminan Rakyat cakrawala_sultra.com – Pilkada serentak baru saja usai dilaksanakan di sebagian wilayah Indonesia. Rabu, 27 Juni 2018, sebagian rakyat memilih calon pemimpinnya dalam pesta demokrasi tersebut baik tingkat kabupaten/kota maupun tingkat provinsi. Perhitungan jumlah suara secara quick count dari berbagai lembaga survei telah mengumumkan hasilnya, hanya tinggal menunggu perhitungan real count dan pengumuman resmi dari pihak KPU sebagai lembaga independen penyelenggara Pilkada, maka pemimpin baru pun hadir. Sudah menjadi keharusan bagi kita untuk memilih pemimpin. Seiring berjalannya waktu yang silih berganti, estafet kepemimpinan juga berganti dari satu pemimpin ke pemimpin selanjutnya, dari satu periode ke periode berikutnya. Dan setiap pemimpin memiliki karakter dan sikap yang berbeda dalam memimpin. Terkadang kita menemukan pemimpin yang amanah menjalankan roda pemerintahan, tidak jarang juga pemimpin bersikap culas terhadap ro...

Suara Petani Dalam Pilgub Sultra

Gambar
Cakrawala Sultra™ | Oleh : La Ode Muhamad Fardan   Tepat pada Tanggal 27 Juni 2018 mendatang Provinsi Sulawesi Tenggara akan melangsungkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak gelombang  1 bersamaan dengan beberapa Kabupaten/Kota di Tahun 2018 . Kiranya penting menurut penulis untuk memberikan sedikit pandangan ekonomi politik dalam pelaksanaan   evoria  pesta Demokrasi yang akan digelar tersebut. Penulis memaknai, bahwa pilkada bukan hanya untuk menunjukkan kemajuan berdemokrasi, memilih pemimpin baru, mengukur partisipasi politik rakyat, akan tetapi pilkada 2018 harus menjadi ruang pertarungan Gagasan dan program-program kerakyatan oleh masing-masing Kandidat.  Satu hal yang ingin penulis sampaikan bahwa masyarakat indonesia sampai hari ini dan tak terkecuali masyarakat Sulawesi Tenggara sangat percaya bahwa akan ada suatu perubahan secara politik, kemajuan secara ekonomi, pelayanan publik yang baik dan program-program yang pro rakyat akan l...

Sumpah Pemuda Bukan Sumpah Biasa

Gambar
Memperingati Hari Sumpah Pemuda "Bukan Sumpah Biasa" Pada tanggal 28 Oktober, tepatnya hari ini, kita semua kembali mengingat hari Sumpah Pemuda, dimana seluruh pemuda Indonesia mengikrarkan janji mereka terhadap Indonesia. Supaya kita, para pemuda di abad ke-21 masih tetap mengingat apa yang ada didalam Sumpah Pemuda, ini dia beberapa poster untuk membangunkan semangat pemuda-mu! 1. Kita semua satu berbahasa Indonesia! Sumber Gambar : memecrunch.com 2. Bangkit dan berjuang, pemuda Indonesia. Jangan malas! Sumber Gambar : www.fardanode.blogspot.com 3. Sumpah pemuda, kemajuan suatu bangsa dalam genggaman para pemuda. Sumber Gambar : micrositehai-online.com 4. Satu pemuda dapat mengubah dunia. Sumber Gambar : fardanode.blogspot.com 5. Buktikan sumpahmu! Sumber Gambar : fardanode.blogspot.com 6. Indonesia = ONE. Sumber Gambar : fardanode.blogspot.com 7. Satu Indonesia. Sumber Gambar :  fardanode.blogspot.com 8. Sumpah Pemuda jangan hanya jadi slogan! Sumber Ga...

Kisah tentang Nur Alam (Gubernur-Sultra) Jilid : 1

Gambar
     Pelangi dan Badai Karir Nur Alam Pelangi dan Badai Karir Nur Alam ZONASULTRA.COM, KENDARI  – Jika Anda bertanya siapa figur berpengaruh di Sulawesi Tenggara (Sultra), maka orang-orang, termasuk “om Google” akan merujuk ke satu nama, Nur Alam. Ia paripurna di tiga fondasi pencapaian manusia modern, sukses berenterpreneurship (bisnis), cemerlang di kancah politik, dan jadi manusia pilihan “number one” dari 2,7 juta penduduk Sultra. Minggu, 9 Juli 2017 Nur Alam tepat berusia setengah abad (50 tahun). lahir di Konda (sekarang berada di wilayah administrasi Konawe Selatan) pada hari Minggu, 1967 silam. Mungkin sebuah kebetulan, pertemuan hari yang sama persis lagi istimewa ini harus direnunginya dalam jeruji besi KPK di Rutan Guntur dengan dua status, tersangka yang ditahan dan gubernur nonaktif. Dalam berbagai biografi hidupnya, diceritakan Nur Alam terlahir bukan dari marga dinasti para raja atapun keluarga kaya, namun dari masyarakat desa yang sederhana...

Kisah Tentang Nur Alam (Gubernur Sultra) Jilid : II

Gambar
     Puncak Kemerdekaan RI dan Puncak Kekalahan Nur Alam Puncak Kemerdekaan RI dan Puncak Kekalahan Nur Alam ZONASULTRA.COM, KENDARI  – Puncak Perayaan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 pada 17 Agustus 2017 ini dirayakan gegap gempita seluruh masyarakat Indonesia yang merasa benar-benar “merdeka”. Titik puncak perayaan itu adalah upacara pengibaran bendera sangsaka Merah Putih. Jika di Istana Negara yang menjadi inspektur upacara (Irup) adalah Presiden Jokowi, maka di Sulawesi Tenggara (Sultra) seharusnya adalah Nur Alam yang sudah dua periode memangku jabatan gubernur. Momen ini adalah kesempatan terakhir bagi Nur Alam untuk manjadi Irup yang masa jabatannya akan berakhir pada Februari 2018. Sayang, Nur Alam saat ini tidak berada dalam kondisi megahnya suatu protokoler kegubernuran. Sebagai tersangka KPK, ia mungkin memang “merdeka” namun terbatas oleh jeruji besi Rutan Pomdam Guntur Jaya, Jakarta Selatan. Entah apa yang di...