Postingan

Hukum tanpa Sanksi Ibarat Macan Ompong Tak Menakutkan

Gambar
Cakrawala Sultra™ | SETIAP manusia berakal, apapun agama dan latar belakangnya pasti sepakat bahwa aturan itu diperlukan. Terlepas dari mana sumber aturan, aturan dibuat untuk mengatur segala sesuatu. Dan jika ada aturan maka pasti ada sanksi bagi pelanggarnya. Jika tidak ada sanksi, aturan ibarat macan ompong, tidak menakutkan, tidak mungkin bisa memaksa orang untuk menerapkan. Dalam berkendara ada aturan lalu lintas, jika melanggar maka akan mendapat sanksi. Di sekolah ada aturan, jika melanggar ada sanksi, dalam UU ada pasal-pasal ketentuan dan juga pasti ada pasal yang mengatur sanksi. Begitulah, ada aturan pasti ada sanksi. Islam sebagai agama sempurna sekaligus sebagai ideologi juga telah menentukan aturan kehidupan manusia. Aturan terkait dirinya sendiri semisal makanan, akhlak, pakaian. Aturan terkait dengan hubungan sesama manusia, misalnya aturan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, peradilan. Dan aturan yang mengatur hubungan manusia dengan Alla...

NASEHAT RAKYAT UNTUK POLISI SATLANTAS, DI BALIK TULISAN STNK ANAKNYA

Gambar
Cakrawala Sultra™ |NASEHAT RAKYAT UNTUK POLISI SATLANTAS, DI BALIK TULISAN STNK ANAKNYA Pesan Mengharukan Seorang Ayah untuk Polisi di Balik STNK Anaknya "Sungguh yang menyuap dan yang disuap mendapat azab dari Allah SWT.” Kasih sayang orang tua memang tiada batasnya, termasuk orang tua yang menuliskan pesan di balik STNK sepeda motor anaknya ini. Gambar ini beredar di Facebook, dan banyak yang merasa terharu dan terinspirasi untuk mencotoh hal seperti ini karena dianggap baik .Seorang ayah yang ingin melindungi anaknya saat mengendarai sepeda motor menuliskan sebuah pesan untuk para Polisi jika ada yang menilangnya. Pesan yang dituliskan si ayah di balik STNK anaknya bertuliskan: “Kalau anak saya melanggar mohon diberikan surat tilang warna biru (denda bayar di bank). Mohon tuliskan denda yang harus di bayar sesuai kesalahannya. Kalau perlu motor di tahan, tahan saja. Sungguh yang menyuap dan yang disuap mendapat azab dari Allah SWT.” Pesan ini ditulis sang ayah dal...

Tiga Golongan Rakyat Indonesia

Gambar
Cakrawala S ultra™| La Ode Muh Fardan : Tiga golongan rakyat Indonesia: 1. Suka bersuara, baik dari lisan maupun tulisan. Golongan ini yang tidak mau tunduk atas kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat. Biasanya golongan ini suka berdemo di jalan, di depan kantor pemerintah dan di depan istana negara. 2. Ikut suara terbanyak, cenderung netral dalam bersikap. Kalau yang lain diam, golongan ini pun diam. Namun bila diprovokasi, akan ikut juga bersuara. 3. Hanya diam. Golongan ini tak peduli mau bagaimanapun kekacauan di Indonesia. Yang ia pedulikan dirinya dan keluarganya saja. Jika dapat bantuan dari pemerintah senang, dan jika dirugikan pemerintah hanya mengikhlaskan saja. Sekarang pertanyaannya adalah di golongan manakah kita? 1. Suka bersuara, 2. Ikut suara terbanyak, atau 3. Hanya diam? Hidup adalah soal pilihan, tak bisa dipaksa oleh siapapun. Begitu juga dalam menyikapi permasalah kenegaraan. Jika ingin mengkritik atau berdemo silahkan, jika ikut-ikutan juga silahka...

Sekilas Cerita Kuliah di FKM UHO

Gambar
Cakrawala Sultra™ |Sekilas Cerita NurHikmah Kuliah di FKM UHO Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo(UHO) adalah sebuah Fakultas Kesehatan  Masyarakat yang telah memiliki akreditasi A .FKM UHO telah berdiri menjadi Fakultas sejak tahun  2010 dan telah berusia sekitar 6 Tahun sampai tahun 2016 ini. Pada kali ini saya akan memaparkan tentang kuliah di FKM UHO. Kuliah di FKM adalah sebuah kebanggan tersendiri bagi diri saya. Karena, disinilah saya akan mencari ilmu Kesehatan dan memulai karier kehidupan saya sebagai seorang calon yang paham akan Hidup Sehat. Menjadi seorang yang paham akan polah hidup Sehat memang adalah cita cita saya sejak kecil. Apalagi ayah  ingin saya menjadi seorang yang bisa menyelamatkan Masyarakat dengan memberikan pemahaman tentang hidup sehat dan teratur. "walaupun saya bukan dari khalangan orang yang kaya raya , tapi semangat saya tak kan pernah mati". Maka dari itu, Saya masuk kuliah di FKM UHO Alasannya cukup rasional menga...

Sepenggal Cerita Tentang Kita

Gambar
Sepenggal cerita tentang kita ! Kebersamaan kami sejak kecil, dalam hal apapun selalu bersama. Dan pernah di didik oleh orng yg sama, ke sekolah pun selalu bersama. Ketika dia kesulitan dalam mengerjakan tugas, saya selalu ada untuk dia. Karena dia adalah adikku.karena kebersamaan inilah yang membuat kami untuk selalu menuntut ilmu di tempat yang sama. Awal masuk kuliah, dari pihak keluarga mengusulkan beberpa kampus untuk melanjutkn pendidikn ke jenjang yang lebih tinggi tapi karena saya masih memilih untuk bersama dia. Jadi saya bulatkan tekad untuk mengikuti Tes SMPTN pada tahun 2011 di kampus UNHALU begitupun dia. Saya lulus pada tes pertama, sdmentra dia harus menerima kenyataan, namanya tidak tercantum dalam daftar calon mahasiswa. Dia tetap semangat mencoba di gelombang kedua tapi namanya tetap tudak tercantum. Hari itu saya ikut menangis bersama dia karena mungkin saat itulah kami akan di pisahkan. Setelah berdoa sepnjang hari (karena saat dia anak yang rajin ibadah), dia k...

Trending topic, Jagalah Negeri ini dari Manusia Bodoh

Gambar
Belakangan ini " Warung Ibu Saeni Trending Topic keren". ia karena warung Ibu Saeni kena Razia dibulan ramadan dan kemudian muncul reaksi dan komentar yang berhamburan di sosial media. Kemudian muncul gerakan massa mengumpul uang dan dukungan yg berlebihan kepada korban Bu Saeni yg terkena razia, dan tak ketinggalan media selevel sampah pun ikut menggiring kotoran busuk berupa informasi  tentang toleransi ke public kemudian Perda syariah dicabut. sehingga atas nama "toleransi" kita harus menghargai segala bentuk kemaksiatan. ini berpikir tolol. atas nama "toleransi" sehingga keimanan tercabik-cabik karena kita harus menghargai pelaku maksiat. ini berfikir dunguk. atas nama "toleransi"syariat Allah rendah dimata manusia dan harus dicabut oleh para pembegal dan orang seperti ini logika keblingeran.. atas nama toleransi syariat Allah ditabrak, disingkirkan dan dianggap merusak "toleransi" Ya Allah jangan engkau azab negeri ini karena ...

Bank Indonesia & GenBI SULTRA Berbagi Bersama 100 Anak Panti Asuhan

Gambar
Cakrawala Sultra™ | Bank Indonesia (BI) daerah Sulawesi Tenggara, bersama dengan Generasi Baru Indonesia (GenBI) mengadakan pertemuan. Pertemuan membahas Kegiatan sosial di Bulan Ramadhan. Peserta dalam peserta dalam pertemuan tersebut di hadiri oleh dua orang dari perwakilan Bank Indonesia (BI) SULTRA, dan kalangan Mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI). “Kami membahas kegiatan yang akan di selenggarakan pada bulan ramdhan, dengan tema “Mereka yang Membutuhkan, Untuk 100 Anak Panti Asuhan”. Kegiatan ini sengaja ditujukan kepada anak panti asuhan, karena mereka sangat membuthkan sentuhan – sentuhan agar pola pikir dan potensi yang mereka miliki dapat dikembangkan. Mengingat kita sebagai manusia sudah sewajar nya untuk saling bantu – membantu dalam hal kebaikan,” ujar Suryono Achmad Djiwa, Ketua Generasi Baru Indonesia (GenBI) SULTRA di Kantor Bank Indonesia, Jl. Sultan Hasanudin No. 150, Tipulu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Beliau mengungkapk...